Profil Pengusaha (Paris Sembiring)

          Paper Kewirausahan                                                                                                 Medan,          Juli 2018

PROFIL PENGUSAHA
(PARIS SEMBIRING)

Dosen Pengampu :
Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si
 Disusun Oleh :

Rifai    171201038
HUT 2C






















PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2018
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas rahmat dan kasih karunia-Nyalah penulisan paper yang  berjudul  “Profil Pengusaha (Paris Sembiring)”  ini dapat terlaksana dengan baik. Paper ini disusun sebagai salah satu tugas dari mata kuliah Kewirausahaan.
            Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan juga kepada
Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si selaku Dosen mata kuliah Kewirausahaan yang telah membimbing dalam mengerjakan Paper ini. Penulis juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan Paper ini.
            Semoga Paper ini dapat berguna bagi pembaca. Jika terdapat kesalahan dalam Paper ini, penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya. Karena manusia adalah tempatnya salah dan khilaf. Terima kasih

    Medan,    Juli 2018


         Penulis



















DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR.......................................................................................    i
DAFTAR ISI.......................................................................................................   ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang.........................................................................................   1
1.2 Rumusan Masalah ....................................................................................  2
1.3 Tujuan.......................................................................................................   2
BAB II ISI
2.1 Paris Sembiring.........................................................................................   3
2.2 Penghargaaan yanng Diperoleh................................................................   4
2.3 Tips dan Trik Paris dalam Mengembangkan Usahanya............................   5
2.4 Tantangan yang Dialami dalam mengembangkanUsaha..........................   5
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan ..............................................................................................   6
3.2 Saran.........................................................................................................   6
DAFTAR PUSTAKA

























BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kewirausahaan (entrepreneurship) adalah proses penciptaan sesuatu yang baru pada nilai menggunakan waktu dan upaya yang diperlukan, menanggung risiko keuangan, fisik, serta risiko sosial yang mengiringi, menerima moneter yang dihasilkan, serta kepuasan dan kebebas- an pribadi. Definisi kewirausahaan menekankan empat as- pek dasar menjadi seorang pengusaha: 1) Melibatkan proses penciptaan dan menciptakan suatu nilai baru 2) Menuntut sejumlah waktu dan upaya yang dibutuh- kan 3) Melibatkan seseorang menjadi pengusaha, penghargaan yang paling penting adalah kebebasan, lalu kepuasan pribadi, 4) Pengusaha akan merespon dan menciptakan perubahan melalui tindakan. Tinda- kan kewirausahaan menyatu pada perilaku sebagai bentuk tanggapan atas keputusan yang didasarkan pa- da pertimbangan ketidakpastian mengenai peluang untuk mendapatkan keuntungan (Rosmiwati et.al, 2015).
            Kewirausahaan merupakan bagian dari realisasi perilaku produktif, kreatif dan inovatif yang dimiliki seseorang termasuk petani. Dengan kewirausahaan, seseorang atau sekelompok orang termasuk petani dapat melakukan proses penciptaan keadaan yang baru secara kreatif dan produktif dimana hasil berbeda dengan yang lama sehingga potensial meningkatkan nilai tambah. Ada tiga fungsi kewirausahaan yakni: pertama fungsi rutin untuk pemanfaatan sumberdaya yang dimiliki dengan penerapan prinsip manajemen, kedua fungsi arbitrase untuk pemanfaatan peluang dengan berani mengambil risiko dan ketiga fungsi inovatif untuk pengadaan beragam inovasi bagi pengembangan usaha yang dikelola. Dengan demikian, makna kewirausahaan merupakan refleksi nyata dari sikap, kognitif dan psikomotorik seseorang dalam memanfaatkan berbagai peluang sekaligus kesempatan untuk memperoleh sesuatu yang berguna secara ekonomis bagi diri beserta lingkungannya (Dumasari, 2014).
Kewirausahaan merupakan suatu proses dinamis untuk menciptakan nilai tambah atas barang dan jasa serta kemakmuran. Kewirausahaan sebagai kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Thomas W. Zimmerer mengungkapkan bahwa kewirausahaan merupakan proses penerapan kreativitas dan inovasi untuk memecahkan masalah dan mencari peluang yang dihadapi setiap orang dalam kehidupan sehari- hari. Inti dari kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda melalui pemikiran kreatif dan tindakan inovatif demi terciptanya peluang (Saragih, 2017).
Kewirausahaan adalah suatu cara berpikir, menelaah, dan bertindak yang didasarkan pada peluang bisnis, pendekatan holistik, dan kepemimpinan yang seimbang. Proses kewirausahaan menuntut kemauan untuk mengambil resiko dengan penuh perhitungan sehingga dapat mengatasi rintangan untuk mencapai kesuksesan yang diharapkan. Pada umumnya, wirausahawan menggunakan kecerdikannya untuk memanfaatkan sumberdaya yang terbatas. Wirausahawan adalah seseorang yang mengembangkan produk baru atau ide baru dan membangun bisnis dengan konsep baru. Dalam hal ini, menuntut sejumlah kreativitas dan sebuah kemampuan untuk melihat pola-pola dan trend-trend yang berlaku untuk menjadi seorang wirausahawan. Namun, masih banyak yang kurang kreatif dan tidak berani mengambil resiko untuk membuka dan mengelola usaha. Kreatif dan keberanian mengambil resiko merupakan kepribadian wirausaha. (Aprilianty, 2012).
           
1.2 Rumusan Masalah
1.      Siapakah Paris Sembiring itu ?
2.      Apa saja Prestasi atau keberhasilannya selama menjalankan usahanya?
3.      Apa saja kiat-kiat suksesnya dalam menjalankan usahanya?
4.      Apa saja tantangan yang dihadapi nya dalam mengembangkan usaha?

1.3 Tujuan
1.      Untuk mengetahui Siapakah Paris Sembiring itu.
2.      Untuk mengetahui Apa saja Prestasi atau keberhasilannya selama menjalankan usahanya.
3.      Untuk mengetahui Apa saja kiat-kiat suksesnya dalam menjalankan usahanya.
4.      Untuk mengetahui Apa saja tantangan yang dihadapi nya dalam mengembangkan usaha.
BAB II
ISI
2.1 Paris Sembiring
Paris Sembiring (lahir di DeliserdangSumatera Utara26 Mei 1958; umur 60 tahun) adalah aktivis lingkungan peraih penghargaan Kalpataru tahun 2003 kategori Pembina Lingkungan. Usahanya dihargai oleh Pemerintah karena dinilai sebagai pelopor pelestarian lingkungan hidup di Kota Medan dan sekitarnya. Pada tahun 2011, Paris Sembiring juga mendapatkan penghargaan Kick Andy HeroesBidang Lingkungan. Dalam pendidikan formal, Paris Sembiring sebenarnya tidak sempat lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP). Keterbatasan pendidikan formal yang dia dapatkan pada masa mudanya, membuat pria berdarah Suku Karo ini sempat menjalani profesi masyarakat kelas bawah mulai dari bekerja sebagai buruhloper koranpetani, hingga tukang becak. Keisengannya mengumpulkan buah mahoni sembari menunggu penumpang becaknya di antara tahun 1978 - 1982 menjadi awal bagi dirinya berminat untuk menanam pohon. Buah mahoni yang dia kumpulkan kemudian disemaikan jadi bibit. Kemudian bibit yang sudah jadi tersebut dibagi-bagikannya kepada tetangga untuk ditanam, baik di pekarangan mereka atau di kebun. Selang beberapa waktu, Paris Sembiring bukan cuma membuat bibit mahoni saja, tapi dia juga membuat bibit pohon lainnya seperti meranti dan beringin yang bisa hidup di daerah bebatuan. Menurut pengakuannya, sebagian bibit dia kumpulkan dari hutan, tetapi sebagian ada juga diberikan oleh para kenalannya. Kegiatan mengutip buah mahoni itu kemudian terhenti sejak Paris tak lagi menarik becak. Pekerjaan ini dia tinggalkan karena pada 1981 Pemerintah Kota Medan melarang becak memasuki tengah kota. Sebagai gantinya, Paris buka warung kopi di kawasan Padang Bulan Medan. Usaha warung kopi yang dilakoninya tidak berjalan mulus, Paris Sembiring akhirnya mencoba kegiatan sambilan sebagai petani dengan mengusahai sepetak tanah yang terdapat di belakang rumah kontrakannya. Disaat itulah Paris kemudian memikirkan pembuatan penangkaran benih. Hal ini dia mulai dari beberapa jenis bibit. Tidak disangka, jumlah bibit di lahan penangkaran makin banyak, meski dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama. Saat ini Paris telah memiliki kebun pelestarian seluas tiga hektar di Deliserdang yang dikenal dengan sebutan Sapo Rukun Bersama Tanaman. Sementara lokasi pembibitan lainnya berada di Pancurbatu yang disebut Sapo Rindu Berkat Tuhan, dan juga di Kelurahan Titi Kuning Medan.
2.2 Penghargaaan yanng Diperoleh
            Selama berkecimbung dalam usahanya paris sembiring telah memperoleh berbagai prestasi dan penghargaaaan dalam lingkup lingkungan hidup adapun prestasi yang diperolehnya ntara lain adalah:
1.      Kalpataru Kategori Pembina Lingkungan Hidup (2003).
2.      Kader Konservasi Alam Terbaik I Tingkat Nasional.
3.      Penghargaan Bintang Lingkungan Hidup oleh Yayasan Hati Indonesia (2008).
4.      Asoka Innovators for The Public.
5.      Kick Andy Heroes Bidang Lingkungan (2011).
6.      Satya Lencana Pembangunan Bidang Lingkungan Hidup.

Bumi ini adalah rumah kita, jadi harus kita jaga dan rawat. Agar kelak tetap baik kita wariskan kepada anak cucu,” tegasnya. Perhargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup di Indonesia itu, tidak membuatnya puas. Tanggungjawab moralnya justru semakin besar. Bulan Juni 2004, Paris mendirikan Bank Pohon Sumatera Utara di lahan 1 hektar di Jalan Jamin Ginting Km 15,5 Medan. “Kebahagiaan batin dan berbuat untuk menyelamatkan lingkungan lebih menyenangkan daripada memikirkan harta benda. Lihat itu mobil saya, tetap yang bekas-bekas. Kalau berpikiran berbisnis dari bibit ini, bukannya tak bisa mendapatkan limousin.
Usaha di belakang rumah ini dilirik oleh Dinas Pertanian (Distan) Kota Medan. Tahun 1981 Distan Medan membeli bibit dari Paris. Menyadari usahanya menghasilkan uang, Paris semakin giat menekuni usaha pembibitan. Lama kelamaan Paris menemukan keseimbangan dan harmoni hidup. Ia mantap memutuskan jalan hidupnya di bidang lingkungan hidup. Tahun 1986 Paris membeli lahan di Desa Lango Seprang, Tanjungmorawa, seluas 4 hektar untuk lokasi persemaian. Tak sekadar menanam, Paris turun ke berbagai pelosok membentuk kader lingkungan hidup dan memberi pelatihan pembibitan. Aktifitas ini berbuah Hadiah Kalpataru yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2003.
2.3 Tips dan Trik Paris dalam Mengembangkan Usahanya
“Kebahagiaan batin dan berbuat untuk menyelamatkan lingkungan lebih menyenangkan daripada memikirkan harta benda. Lihat itu mobil saya, tetap yang bekas-bekas. Kalau berpikiran berbisnis dari bibit ini, bukannya tak bisa mendapatkan limousin” sepenggal perkataan dari paris sembiring yang membuat siapapun pendengarnya merasakan arti yang lebih luas.
Paris sembiring dalam menjalankan usahanya awalnya tidak hanya usaha penagkaran benih saja yang ia jalani, tetapi dia berusaha kedai kopi tepatnya di padang Bulan, Medan. Dengan usaha dan kerja kerasnya di tahun Tahun 1981,Dinas Pertanian Kota Medan membeli bibit itu. Saat itu, kepala dinasnya Arista Siregar. Karena laku dan menghasilkan uang, Paris semakin giat menyemai bibit pohon dan buah-buahan. Penjualan bibit pohon dan buah-buahan kian hari makin lancar saja. “Banyak sekali untungnya, kalau dibandingkan dengan modalnya,” katanya. Paris pun bertemu dengan pujaan hatinya.
2.4 Tantangan yang Dialami dalam mengembangkanUsaha
Dalam mengembangkan usaha tentu adanya pasang dan surutnya begitu juga dengan yang dialami oleh paris sembiring. Pastinya dalam melakssanakan usahanya tidak semulus yang diperkirakan, seperti gagalnya benih yang ditanam sampai ruusaknya tanaman karena serangan hama, hal semacam itu pastilah terjadi selama paris mengembangkan usahanya. Karena dengan usaha dan kerja kerasnya semua tantangan demi tantngan bisa paris jalani. Paris sendiri pernah berkata ika ada hal yang menggelisahkannya, itu adalah keberadaan sukarelawan yang benar-benar terpanggil turun langsung ke lapangan. Sampai sekarang Paris tak banyak menemukan orang-orang yang siap membentuk dan membina kelompok peduli lingkungan dalam hal pembibitan dan pemeliharaan pohon. Kondisi keperdulian masyarakat sekarang terhadap lingkungan hidup masih sampai batas penanaman. Belum sampai pemeliharaan. Ini salah satu faktor kegagalan berbagai program penghijauan yang dicanangkan pemerintah.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
            Keberhasilan yang telah di raih oleh Paris Sembiring tak khayal adalah berkat kerja keras dan kemauaan serta kecintaaan terhadap usaha yang di jalani. Jika menjalankan suatu usaha dengan sungguh-sungguh dan penuh dengan keyakinan pasti ada jalan yang terbaik dalam memecahkan suatu permasalahan di dallam usaha tersebut. Seperti kata Paris Sembiring “Kuncinya, asal mau saja penarik beca pun tidak tertutup kesempatannya berjasa untuk lingkungan. Kita harus pikirkan, karena pohon-pohon itu kita bisa bernafas. Mari kita sama-sama menanam, minimal satu pohon satu orang,”
3.2 Saran
Jika menjalankan sebuah usaha seharusnya dilakukan dengan bersungguh-sungguh serta tanamkan keyakinan bahwah usaha yang kita jalankan bisa berjalan sesuiai dengan yang kita harapkan.















DAFTAR PUSTAKA
Aprilianty, Eka. 2012. Pengaruh Kepribadian Wirausaha, Pengetahuan Kewirausahaan, Dan Lingkungan Terhadap Minat Berwirausaha Siswa Smk. Jurnal Pendidikan Vokasi.  2 (3).

Dumasari, 2014. Kewirausahaan Petani Dalam Pengelolaan Bisnis Mikro Di Pedesaan. Jurnal Inovasi dan Kewirausahaan. 3 (3) : 196-202

Rosmiati, Donny , Munawar. 2015. Sikap, Motivasi, Dan Minat Berwirausaha Mahasiswa. JMK.  17 (1).

R.Hendro R.Perwito Utomo, 2012. Paris Sembiring Menyelamatkan Bumi [Follow Him].https://adveyntureindonesia.wordpress.com/2011/09/14/paris-sembiring-menyelamatkan-bumi-follow-him/

Saragih, Rintan. 2017. Membangun Usaha Kreatif, Inovatif Dan Bermanfaat Melalui Penerapan Kewirausahaan Sosial. Jurnal  Kewirausahan.  3 (2).

https://medanissue.wordpress.com/2008/06/01/paris-sembiring/

https://id.wikipedia.org/wiki/Paris_Sembiring

http://tanikota.blogspot.com/2012/03/paris-sembiring-pemenang-kalpataru.html

https://adryansubyanto16.blogspot.com/2016/08/inspirasimereka-tukang-becak-pelopor.html

 





 

PRODUK UNDANG-UNDANG TENTANG KEHUTANAN

Makalah Kebijakan dan Perundang-Undangan Kehutanan               Medan,       Januari 2019 PRODUK UNDANG-UNDANG TENTANG KEHUTANAN Dose...